tidak pernah aku menduga
mendung kelabu mengundang resah
gundah gulana datang menjelma
tatkala dirimu datang menjengah
untuk apa dikau kembali
jika hanya sekadar menyakiti
luka ku kini berdarah kembali
kapankah ia akan berhenti
aku hanya insan biasa
tidak kuat atau gagah perkasa
jangan kau tambah hatiku yg lara
biarlah aku mengubat luka
apakah aku tersilap perhitungan
apakah aku tersilap menduga
tapi takdir yg telah menentukan
tiada jodoh antara kita
selamat tinggal kekasih hati
air mataku berjurai lagi
biarpun untuk sekian kali
pergilah tinggalkan ku sendiri
wahai hati yg sangat lemah
semoga engkau sentiasa tabah
yakinlah dengan ketentuan Allah
bangunlah kembali berdiri megah
~melintang pukang ~
No comments:
Post a Comment